Mungkin hanya bisa terduduk
Diam untuk memperhatikan
Menghiraukan kegelisahan dalam diri
Mencoba untuk mencerna semua lontaran kalimat dengan berbagai nada
Dengan berbagai maksud
terlibat.
Ya, yang tersebut
yang tertunjuk
yang terlihat
yang terdepan
Dan yang tertutup
Berdiam dalam rumah yang dikelilingi lautan manusia berdesakan untuk masuk
Menengok
dengan raut masam, kurasa
Semua masih bermain
Yang biasanya saling memeluk
Kini mulai saling memutuskan pembicaraan
semua berjalan sesuai yang tersusun di pikiran
Saat ranting yang terpijak tak lagi sama
Saat awan yang menaungi mulai bebeda
Tersesat di masing masing cerita
Dan saat itu serasa hendak berlari sekencang mungkin
Menuju jalan akhir dimana semua ini akan selesai.
Dan jarum jam terus mengawasi
...seperti mengawasi
Yang sibuk menghukum diri
Yang tertuntut dan otak udang
Yang tidak bisa berjalan kemanapun
Yang tidak bisa melihat medan yang harus disusuri
Terikat paksa di masing masing mereka
Yang mulai berjalan saling berjauhan
Iya.
Hilang dalam ketidaksempurnaan yang tertutup di pelupuk mata
Menghalangi jendela pikiran
Sendiri
an
20.04 Malam besok osce.
No comments:
Post a Comment