Saturday, April 26, 2014

Fluktuasi Glukosa

demikian aku berbicara tentang rayuan penutup mata dan pengantar mata terbuka
berusaha mendongak dengan malu mengalihkan pandangan diliputi tanya
tapi memang aku terlibat didalamnya

ketika suka yang menyelimuti duka
ketika mata yang memberi rasa
ketika kata kata yang bicara sampai tidak terlampaui otak bekerja
karena hati yang menujukkan kuasa

seperti dipermainkan oleh rangsangan yang menari di pikiran
merasa bodoh.
tidak pernah diajari untuk mengerti lagi, cepat mengerti mungkin
bagaimana benang benang halus mendadak mengikat
Aku di beberapa bagian berbeda yang memiliki kendali berlawanan
dan juga lontaran sudut pandang yang sedikit memegang peranan

merasuki pilinan rapat yang dulu kurasa tanpa celah
secara perlahan kumaksud, hanya saja mungkin kurasa berlangsung cepat
Berusaha menyobek halaman lama untuk diisinya dengan yang baru
Sudah bersiap menulis dengan pensil di gengamannya
si penjanji pemberi goresan terbaik
setidaknya itu yang ada di khayalanku
setidaknya itu hasil analisisku akibat gerak geriknya

dan bukan singular yang kugunakan untuk kata benang
memutar seluruh tubuhku yang mulai bimbang
entah ini kurasa gembira atau petaka

berjalan dalam ruang waktu jangka pendek yang banyak berkata
si penarik bercerita dua dalam monolog,
Berdendang mengenai kriteria.
mengitari seisi sudut dengan tawa diudara,
Tanpa terbaca apa yang dirasa.
penghapus tulisan pena, yang memandang dari jauh,
Permainan waktu yang masih digenggamnya.
atau hanya sebagai pembuat deja vu dalam lagu?

entah
merasuki pilinan rapat yang dulu kurasa tanpa celah
tanpa celah diluar kumaksud
Tanpa deskripsi lumen berdiameter besar didalamnya yang tidak siap diisi
terlalu pekat dan tidak terjamah, tidak berusaha dijamah
Sejenis sibuk meratapi sendiri tapi tidak mau terbuka
kontras dengan hati
yang berdoa dalam ketidaksempurnaan
Apa subjek yang bisa mengatasinya?

apa kau si sesungguhnya bulan?
atau
apa kau bintang si pendahulu bulan kelak?
kurasa malam menjadi sedikit nyaman.

No comments:

Post a Comment