Belum pernah kulihat mukanya
Belum pernah kutahu namanya
Suatu sosok yang mengingatkan
Saat aku berusaha menyamai langkahnya
Semakin dekat semakin terasa jelas
Suatu sosok yang mengingatkan
Semua senyuman yang pernah dibuat olehnya
Penerang kegelapan didalam canda
Pengingat dalam bahasa bernada
Ruangan yang menjadi latar cerita
Heroin untuk sementara
Gelombang tsunami yang melanda
Dan berbulan bulan waktu untuk bertanya
Sampai kudapati raut wajahnya
Suatu sosok yang mengingatkan
Saat aku memang harus berhenti
Ia berjalan didepan aku yang masih berdiri
Kusunggingkan senyum untuknya
Tidak apa singgah sementara
Walau pernah menjadi mimpi yang didamba
Membuatku menjadi pujangga
Namun jalanku bukan miliknya
Bukan apa
Hanya sekelibat pikiran semata
Oleh si sosok yang mengingatkan
(Bandara soekarno hatta, 2 agustus 2014)
No comments:
Post a Comment