siapa bilang dunia hanya hitam putih abu abu
Bahkan dipasaran sudah ada crayon 64 warna :"
Dan setiap hari aku harus menentukan warna apa yang akan kupakai
membuka mata dan menutup nya sejenak untuk menikmati mimpi
sampai tersadar oleh alarm
bahwa banyak hal yang harus diraih di kenyataan
berusaha tersenyum seperti gula gula tanpa pemanis buatan
merasakan kebersamaan atas dasar ketulusan atau keterpaksaan
Berjalan dalam legato pikiran
berlari dalam garis kematian, namun bersama orang yang perhatian.
mengucapkan selamat pagi kepada si tanpa cela. betapa akan bahagianya kau kutulis disini atas dasar dendam kesumat pribadi singkat yang kemarin terjadi
menahan rasa penat saat bersama si pemilik berjuta pengalaman, pengikat cerita semua manusia.
menangis karena terlalu banyak tertawa.
Bukan karena cherophobia :)))))
mengeluh
lalu menyesal karena terlalu banyak mengeluh
berpikir terlalu dalam
lalu nausea setelah sephalgia -_-
Bermain dalam kata kata seperti akulah ahlinya.
mendengar celotehan dan teriakan bernada dari berbagai jenis musisi yang membuatku tidak merasa sendirian
Yang bisa mengubah mood dengan tempo stringendo. Serasa kita bernasib sama :"
menunggu waktu untuk menatap kearah bulan disaat malam.
tampaknya ia akan bersinar dengan lembut seperti biasa
walau mungkin bulan sering tidak terlihat
membiarkanku menghitung bintang yang suka mengerling manis manja haha /dilempar kucing/
yang menemani disaat gelap
lalu menyadari bahwa matahari juga bintang.
bahagia dan berdoa seperti hari ini akhir dunia :)
memang penuh warna
bukan hanya karena aku atau Tuhan
tapi mereka yang membantu mengecatnya
walau memang tidak bisa kusalahkan
apa warna yang mereka pilih untuk duniaku
dan entah apa yang mereka gunakan, yang pasti membekas dengan wujud tersendiri
cat tembok, cat air, crayon, pensil warna, cat minyak, spray, atau pewarna tekstil?
No comments:
Post a Comment